apabila kita tidak merasa puas dengan makanan yang tersedia di meja,
janganlah bersungut.
masih ada orang yang tidak memiliki apapun untuk di makan.
apbila kita menghadapi suatu hari yang buruk di kantor atau sekolah,
pikirkanlah seseorang yang tidak mempunyai pekerjaan bertahun-tahun.
apabila kita sedang putus asa atas suatu hubungan dengan seseorang yang telah menjadi tawar,
pikirkanlah orang yang belum pernah merasakan bagaimana mencintai dan dicintai kembali,
apabila kita bersusah karena akhir minggu telah berlalu,
pikirkanlah seorang ibu yang dengan terpaksa harus bekerja dua belas jam sehari,
tujuh hari seminggu untuk memberi makan ank-anaknya.
apabila mobil kita rusak, jauh dari pertolongan,
pikirkan si lumpuh yang dengan senang hati akan mengambil kesempatan untuk berjalan.
apbila tampak sehelai rambut putih baru di kaca,
pikirkan pasien kanker dalam kemotrapi yang berharap ia masih mempunyai rambut untuk dilihat.
apabila kita sedang mengalami kepedihan hati dan memikirkan apa arti hidup ini,
lalu bertanya-tanya apa sebenarnya tujuan hidupku?
bersyukurlah, ada orang yang tidak hidup begitu lama untuk sempat bertanya.
apabila kita menjadi korban kepahitan kebodohan, kepicikan atau kegelisahan orang lain
ingatlah, hal itu dapat lebih buruk, kita dapat menjadi mereka !
tidak terhitung berapa kali kita bersungut-sungut untuk apa yang ada dan tuntuk sesuatu yang tidak kita sukai .
jarang sekali kita memikirkan mereka yang mungkin mengalami sesuatu yang lebih parah daripada kita .
mereka yang tidak bisa melihat, mereka yang tidak bisa berjalan, mereka yang tidak bisa mendengar, mereka yang bertahun-tahun terbaring karena sakit penyakit dan mereka yang tidak memiliki persediaan makanan serta rumah, masih bisa menja;ani hidup ini dengan sukacita dan tawa .
Minggu, 25 Januari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar